S(IV). Belajar dan Pembelajaran

Beberapa Pendekatan Pembelajaran yang Bisa Digunakan
 
Proses belajar mengajar di sekolah menjadi salah satu proses yang penting dalam rangka peningkatan pengetahuan siswa. Meski demikian, proses pembelajaran itu tidak bisa sesederhana guru menyampaikan materi lalu siswa mendengarkan dan mencatat. Dalam proses penyampaian materi, perlu ada pendekatan pembelajaran agar materi yang disampaikan itu benar-benar bisa dipahami oleh siswa yang bersangkutan dan kemudian bisa diaktualisasikan dengan baik. Berbicara tentang pembelajaran, ada banyak pendekatan yang bisa digunakan untuk mendukung proses pembelajaran. Cara pendekatan ini bersifat fleksibel, jadi tidak ada prinsip baku. Setiap guru bisa menggunakan cara pendekatan tertentu dengan menyesuaikan materi yang akan disampaikan. Saat ini, ada beberapa cara pendekatan yang ada, contohnya pendekatan konsep, proses, induktif, deduktif,  dan beberapa pendekatan lain.
Pendekatan konsep merupakan cara pendekatan yang klasik dan sudah umum digunakan. Padapendekatan pembelajaran ini, guru akan menyampaikan konsep-konsep dan materi-materi pembelajaran saja, sehingga siswa pun akan terdorong untuk lebih berpikir abstrak. Pendekatan selanjutnya adalah pendekatan proses. Pada pendekatan ini, siswa diberi kesempatan untuk bisa memahami secara lebih mendalam tentang konsep-konsep yang diberikan oleh guru mereka, sehingga pemahaman yang dimiliki pun tak lagi terlalu abstrak. Dan yang ketiga, ada pendekatan deduktif. Pada pendekatan ini, siswa akan diajak untuk berpikir secara deduktif, yaitu berawal dari hal-hal umum yang kemudian mengerucut pada hal-hal yang lebih spesifik. Contohnya adalah pembelajaran dengan memberikan materi pembelajaran, lalu setelah itu memberikan contoh-contoh terkait dengan materi yang diberikan.
Setelah itu, ada pula pendekatan pembelajaran induktif. Pada pembelajaran ini, siswa justru diajak untuk bisa menarik suatu kesimpulan berdasarkan fakta-fakta yang sudah dipaparkan. Pendekatan ini merupakan kebalikan dari pendekatan deduktif. Selanjutnya, ada pendekatan heuristik. Pada pendekatan ini, siswa akan mendapatkan porsi utama dalam pembelajaran karena mereka akan dirangsang untuk mampu menemukan sendiri pengetahuan-pengetahuan yang ada berdasarkan penekanan atau poin-poin tertentu. Kemudian, guru bisa juga menggunakan pendekatan manajemen kelas. Pada pendekatan ini, guru bertanggungjawab untuk sebisa mungkin mengatur suasana kelas agar menjadi tempat yang sangat kondusif untuk kegiatan belajar mengajar. Itulah beberapa pendekatan yang bisa digunakan untuk membantu proses pembelajaran.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s