S(I). Menulis Summary dan Review

Summary atau ringkasan tulisan adalah sebuah teks yang menyatakan kembali sejumlah pernyataan penting dari sebuah tulisan.
Sedangkan, review adalah ulasan evaluatif terhadap sebuah teks yang berisi deksripsi, penjelasan, atau analisis teks yang di dalamnya juga memunculkan komentar penulis. 
Summary dan review umumnya digunakan dalam aktivitas akademik untuk menemukan ide-ide pokok dari suatu tulisan panjang untuk dipersempit menjadi sebuah gagasan yang mudah dipahami secara singkat.
Keduanya merupakan aktivitas yang sama dalam hal ringkasan teks, tetapi berbeda dalam substansi. Ketika menulis summary, kita cukup meringkas bagian per bagian saja. Sementara ketika menulis review, kita tidak cukup hanya dengan meringkasnya, tetapi juga harus menginterpretasikannya dengan sebuah analisis yang mengarah pada kekuatan dan kelemahan teks serta komentar terhadap teks itu.
Lebih jelasnya, berikut ini dipaparkan penjelasan tentang summary dan review.
Summary
Sebagai sebuah ringkasan, summary memiliki enam karakteristik:
1. Jumlah katanya lebih sedikit dan terbatas dibandingkan teks asli.
2. Ide pokok teks asli dituliskan kembali dalam kata-kata lain yang masih memiliki makna sama. Karakteristik ini dinamakan parafrase.
3. Tidak mencantumkan contoh yang terlalu banyak dan pernyataan yang tidak penting dari teks asli.
4. Tidak menginterpretasikan isu yang berkembang.
5. Tidak ada tanggapan terhadap gagasan pengarang.
6. Tidak sepanjang teks asli.
Mengacu pada enam karakteristik itu, untuk menulis sebuah summary yang baik bisa dilakukan tujuh langkah berikut:
1. Menyediakan seluruh sumber bahan pustaka yang digunakan dalam teks asli.
2. Secara jelas menunjukkan pokok bahasan dari teks.
3. Secara jelas mengidentifikasi maksud dan tujuan ditulisnya teks.
4. Memastikan bahwa poin-poin dalam ringkasan benar-benar sesuai dengan isi teks asli.
5. Memastikan bahwa urutan pembahasan dalam ringkasan sejalan dengan teks asli.
6. Menekankan bukti-bukti kunci yang mendukung pernyataan asli pengarang.
7. Memastikan bahwa ringkasan ditulis dalam kata-kata sendiri, bukan menjiplak kata-kata yang ada di teks asli.
Setelah menulis summary, hindari kegagalan untuk menyatakan apa gagasan orisinil pengarang. Karena itu, kita perlu membaca kembali ringkasan kita dengan mencari jawaban dari sebuah pertanyaan yang tertancap dalam pikiran kita: ”Apakah seseorang yang belum membaca teks asli memiliki pemahaman memadai tentang isi teks itu setelah membaca ringkasan?” Jika jawabannya ”tidak”, maka kita harus memperbaiki ringkasan kita.
Review
Lebih kompleks dibandingkan summary, review tidak hanya menggambarkan secara singkat isi teks yang dibahas, tetapi juga menganalisis isinya dengan menunjukkan secara rinci kekuatan dan kelemahan teks itu. Di samping itu, reviewjuga harus bisa menunjukkan kontribusi teks yang diulas terhadap disiplin ilmu. Jika kontribusinya tidak begitu tinggi atau bahkan tidak memiliki kontribusi sama sekali, penulis review diperkenankan menyampaikan kritik dan saran perbaikan.
Dalam menulis review, ada tiga tahapan penulisan yang harus dilalui:
(1) mendeskripsikan isi teks, (2) menganalisis isi teks, dan (3) mengevaluasi isi teks.
Secara deskriptif, review harus memenuhi tujuh syarat:
1. Meringkas isi teks secara tepat.
2. Memaparkan sumber pustaka teks secara rinci.
3. Menggambarkan latar belakang penulis.
4. Menjelaskan pokok bahasan teks.
5. Mengidentifikasi maksud dan tujuan teks.
6. Mengoreksi kerangka konseptual yang dipakai penulis.
7. Mengidentifikasi secara akurat pembaca yang dituju oleh teks.
Dalam melakukan analisis isi teks, harus dilakukan sembilan cara berikut:
1. Memaparkan secara jelas kontribusi teks terhadap pemahaman pembaca atas disiplin ilmu.
2. Menyatakan secara jelas apakah teks yang diulas telah mencapai tujuannya atau tidak.
3. Mengidentifikasi fungsi teks secara akademik dan profesional.
4. Mengomentari secara jujur manajemen penulisan teks.
5. Mengevaluasi secara kritis bukti-bukti data dan fakta yang terdapat dalam teks.
6. Mengkritisi referensi yang digunakan dalam teks.
7. Mengkritisi gaya bahasa dan penulisan yang digunakan dalam teks
8. Memastikan bahwa dokumen pendukung benar-benar relevan dengan substansi teks.
9. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan teks.
Sebagai tahapan akhir, evaluasi menjadi puncak penilai atas substansi teks. Karena itu, ua langkah berikut perlu dijalankan:
1. Membandingkan kegunaan teks dengan teks lain dalam disiplin ilmu yang sama.
2. Memberikan rekomendasi tentang apa yang perlu diperbaiki dalam teks.
Pendek kata, kita harus cermat dalam menulis summary atau review. Harus dihindarkan misalnya jika kita ingin menulis review, tetapi ternyata hasilnya tidak lebih dari sebuahsummary. Karena itu, pemahaman terhadap perbedaan karakteristik keduanya merupakan sesuatu yang penting.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s