Mudik Dengan Sepeda Motor

Banyak sekali kita jumpai pemudik yang mengendarai kendaraan roda dua atau sepeda motor. Untuk memiliki sepeda motor jaman sekarang sangatlah mudah dengan adanya fasilitas kredit yang diberikan oleh dealer. Namun hal ini para pemudik hendaknya tidak menjadikan para pengendara sepeda motor ceroboh dan kurang waspada di jalan raya.
Berikut disampaikan 9 hal yang harus dihindari ketika mudik lebaran dengan sepeda motor sebagai berikut.
 
1. Berkendaraan sepeda motor dalam keadaan cuaca buruk.
Ketika cuaca sedang tidak bersahabat hendaklah berhenti dan berstirahat di tempat yang aman dan nyaman. Hujan lebat menyebabkan pandangan mata terganggu sehingga tidak dapat melihat dengan sempurna kondisi jalan dan benda-benda yang berada di depan,di belakang atau di samping pengendara. Kondisi ini bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Hujan lebat juga menyebabkan jalan raya menjadi licin. Selain itu genangan air dapat menutup permukaan jalan yang berlobang sehingga tak diketahui dan dihindari oleh pengendara sepeda motor. Ini juga sangat membahayakan.

2. Membawa banyak barang sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan yang membonceng maupun yang dibonceng.
Sering terlihat di jalan raya pengendara sepeda motor yang membawa barang cukup banyak yang diletakkan di bagian belakang dan depan sepeda motor misalnya dos, karung dan benda-benda lain. Jika benda-benda ini bergerak lalu miring dan akan jatuh tentu bisa mengganggu konsentrasi pengendara. Bawa barang secukupnya saja toh oleh-oleh bisa dibeli di toko atau pasar terdekat dari tujuan mudik.

3. Berhenti di tempat sepi sendirian.
Jika merasa lelah carilah tempat istirahat yang cukup ramai. Hindari berhenti di tempat sepi dan sendirian, terutama pada malam hari. Di tengah hutan, di taman yang jauh keramaian hendaknya dihindari sebagai tempat istirahat. Bukan tidak mungkin ada orang jahat yang menggunakan tempat-tempat sepi tersebut untuk melakukan kejahatannya misalnya merampok, merampas dan lain sebagainya. Jika kendaraan mogok di tempat sepi usahakan mendorongnya sampai tempat yang cukup ramai dan sering dikunjungi orang misalnya SPBU, masjid, mushola, kantor polisi, rest area, dan lain-lainnya.

4. Menjalankan sepeda motor dengan kecepatan tinggi,zig-zag dan melanggar lampu pengatur lalu lintas.
Keinginan utuk segera sampai tempat tujuan hendaknya tidak menyebabkan Anda lalai,sembrono dengan cara ngebut. Pada saat mudik arus kendaraan begitu ramai sehingga memerlukan kehati-kehatian. Bahkan arus lalu lintas yang lengangpun dapat memacu pengendara sepeda motor atau pengemudi mobil kurang hati-hati. Menerobos palang kereta api dan lampu lalu lintas agar dihindari juga. Hindari melanggar rambu lalu lintas walau tidak ada petugas.
Hindari juga menelpon, sms, bergurau dan atau bermesraan saat berkendaraan bermotor di jalan raya.

5. Memakai jas hujan atau pakaian dengan bagian yang panjang melambai-lambai.
Mantel/jas hujan berbentuk ponco sering berkibar-kibar ketika dipakai oleh pengendara sepeda motor dan orang yang dibonceng. Bagian yang melambai-lambai ini bisa masuk ke celah-celah roda sehingga menyebabkan pengendara terpelanting. Lebih aman jika Anda memakai jas hujan two pieces (bagian baju dan celana terpisah)

6. Tidak memakai helm pengaman yang baik.
Helm pengaman yang kurang baik kualitasya tak sempurna mengamankan kepala dari cedera akibat benturan keras. Gunakan helm yang bagus,aman dan nyaman. Kaitkan tali pengaman dengan sempurna sampai berbunyi: klik.

7. Membawa penumpang lebih dari 2 orang
Berboncengan lebih dari dua orang memang dilarang oleh Undang-Undang karena berbahaya.

8. Tidak memiliki/membawa SIM dan STNK yang berlaku
Ini jelas melanggar undang-undang dan selayaknya dihindari agar Anda dapat mengendarai sepeda motor dengan tenang. Tidak membawa SIM dan STNK bisa menyebabkan Anda -panik saat melihat petugas polantas, utamanya jika ada razia. Sangat menyedihkan bukan jika Anda harus berurusan dengan petugas padahal ingin segera sampai rumah dann bertemu orangtua dan sanak famili.

9. Meninggalkan sepeda motor tanpa dikunci
Jangan terlalu PD dengan meninggalkan kendaraan tanpa dikunci. Setan memang dibelenggu pada saat bulan Ramadhan namun tetap saja masih ada kejahatan. Kunci sepeda motor Anda walau hanya meninggalkannnya sejenak misalnya buang air kecil atau membeli permen di kaki lima. Penjahat selalu mengintai setiap orang yang lalai dan tidak waspada.
.
Sembilan (9) Hal yang harus dihindari ketika mudik lebaran dengan sepeda motor masih bisa Anda kembangkan lagi. Selamat mudik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s