Iman adalah kehidupan

Orang-orang yg sesungguhnya paling sengsara adalah mereka yg Miskin Iman Dan mengalami krisis keyakinan.mereka ini, selamanya akan berada dalam kesengsaraan, kepedihan, kemurkaan,dan kehinaan.(Dan’barangsiapa dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya bagi-Nya penghidupan yg sempit)tak ada sesuatu yg dapat membahagiakan jiwa, membersihkanya, membuatnya bahagia, Dan mengusir kegundahan dari-Nya, selain keimanan yg benar kepada Allah SWT. Rabb semesta alam. Singkatnya, kehidupan akan terasa hambar tanpa Iman.

Dalam pandangan Para pembangkang Allah yang Sama sekali tidak beriman, cara terbaik untuk menenangkan jiwa adalah dengan bunuh diri. Menuntut mereka, dengan bunuh diri orang akan terbebas dari segala tekanan, kegelapan, Dan bencana dalam hidupnya. Betapa malangnya hidup yang miskin Iman! Dan betapa pedihnya siksa Dan azab yang akan dirasakan oleh orang-orang yang menyimpan dari Tuntunan Allah diakherat kelak!
(Dan,(begitu pula kami memalingkan hati Dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepada (Al-Qur’an)pada permulaanya, Dan kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatanya yang sangat sesat)
(QS.Al-an’am:110)

Kini, sudah saatnya dunia menerima dengan tulus ikhlas Dan beriman dengan sesungguhnya bahwa”tidak ada tuhan selain Allah”. Betapapun, pengalaman Dan uji coba manusia sepanjang sejarah kehidupan dunia bahwa berhala-berhala itu takhayul belaka, kekafiran itu sumber petaka, pembangkang itu dusta, para Rasul itu benar adanya, Dan Allah benar-benar sang pemilik kerajaan bumi Dan langit.
Segala puji bagi Allah dan dia sungguh-sungguh Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Seberapa besar-kuat atau lemah, hangat atau dingin- Iman anda, maka sebatas itu pula kebahagiaan, ketentraman, kedamaian Dan ketenangan anda.

(barangsiapa mengerjakan amal salih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik, Dan sesungguhnya akan kami beri alasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan)
(QS.An-Nahl;97)

Maksud kehidupan yang baik(hayatan thayyibah) dalam ayat ini adalah ketenangan jiwa mereka dikarenakan janji baik Rabb mereka, keteguhan hati mereka dalam mencintai Dzat yg menciptakan mereka, kesucian nurani mereka dari unsur-unsur penyimpangan Iman, ketenangan mereka dalam menghadapi kenyataan hidup, kerelaan hati mereka dalam menerima Dan menjalani ketentuan Allah, Dan keikhlasan mereka dalam menerima takdir. Dan itu semua adalah karena mereka benar-benar yakin Dan tulus menerima bahwa allah adalah tuhan mereka, Islam agama mereka, Dan Muhammad adalah nabi Dan rasul yang diutus. Allah untuk mereka.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s